Bicara tentang layanan kependudukan dan pencatatan sipil di kota surabaya yang terus berbenah di era pandemi, layanan sudah di upayakan tidak bersifat menimbulkan kerumunan orang. Di titik titik yang biasanya banyak warga mengurus permohonan seperti di mall pelayanan publik sudah sangat dibatasi layanan nya yang bersifat tatap muka, tertinggal untuk perekaman KTP-el saja yang masih buka, lain nya sudah diarahkan diajukan secara online ke :

https://klampid-dispendukcapil.surabaya.go.id

Namun di kantor kecamatan dan kantor kelurahan yang jumlah permohonan tidak banyak masih tersedia layanan tatap muka, dan tentunya dilayani dengan protokol kesehatan yang ketat.

Kebijakan pengamanan layanan saat pandemi agar resiko penularan antara pemohon dengan pemohon lainnya atau antara pemohon dengan petugas pelayanan di area layanan dengan mengarahkan layanan secara daring juga diterapkan pada proses pelayanan akta kematian yang banyak dibutuhkan oleh warga untuk persyaratan banyak hal seperti untuk pengurusan klaim asuransi, mengurus pensiun, mengurus surat keterangan waris dan lain lain.

Pemerintah kota Surabaya berharap agar warga bisa mengurus sendiri secara online, namun disadari tidak semua warga bisa mengurus sendiri keperluan nya secara online. Kalau sudah begini warga bisa mengajukan permohonan secara tatap muka ke kelurahan domisili untuk mendapat pelayanan.

Pengisian permohonan ke situs klampid beserta scan dokumen pendukung akan di lakukan oleh petugas registrasi di kelurahan. Sebagai bukti bahwa proses registrasi permohonan secara elektronik sudah dilakukan melalui klampid oleh petugas kelurahan, maka pemohon akan diberi eKitir (kitir elektronik) yang ada QR Code nya guna memudahkan bagi pemohon untuk mengecek progress permohonan sudah sampai mana dan untuk mengecek keaslian dokumen eKitir tersebut.

Setelah itu pemohon tinggal menunggu proses verifikasi dan validasi data permohonan oleh petugas dispendukcapil, dan produknya akan diterima dalam bentuk file pdf ber-TTE (Tanda tangan Elektronik) oleh petugas registrasi kelurahan dan dapat di print di kantor kelurahan, jadi tidak tunggu lama. (Sumber: Dispendukcapil)